<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>ITATS Community</title>
		<link>http://itatscommunity.do.am/</link>
		<description></description>
		<lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2015 03:58:23 GMT</lastBuildDate>
		<generator>uCoz Web-Service</generator>
		<atom:link href="https://itatscommunity.do.am/news/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
		
		<item>
			<title>Wireless Charger</title>
			<description>&lt;table border=&quot;0&quot; style=&quot;font-family: Arial, Verdana, Tahoma, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal;&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;
 &lt;tbody&gt;
 &lt;tr&gt;
 &lt;td align=&quot;left&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;Smart Gadget Charger (SMAGER) merupakan sebuah alat hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karsa Cipta (KC) yang digawangi oleh lima mahasiswa Teknik Fisika.Alat tersebut difokuskan pada produksi energi terbarukan berupa pengisi daya baterai inovatif dan dapat digunakan secara gratis nantinya.&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
 &lt;tr&gt;
 &lt;td class=&quot;amy_text&quot; height=&quot;5px&quot; style=&quot;font-size: 9pt;&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;
 &lt;div style=&quot;font-family: Arial, Verdana, Tahoma; font-size: 9pt; padding: 0px 10px 0px 0px; margin: 0px; float: left;&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.ristek.go.id/file/gallery/2015/06/its4_t.jpg&quot; style=&quot;visibility: hidden; width: 0px; height: 0px;&quot; /&gt;
 &lt;div class=&quot;ui-imagecrop-container &quot; style=&quot;font-size: 9pt; padding: 0px; margin: 0px; display: inline-block; vertical-align: top; position: relative; overflow: hidden; width: 200px; height: 150px; background-color: rgb(239, 239, 239);&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; class=&quot;ui-imagecrop&quot; src=&quot;http://www.ristek.go.id/file/gallery/2015/06/its4.jpg&quot; style=&quot;visibility: visible; width: 200px; height: 150px; position: absolute; top: 0px; left: 0px;&quot; ui-imagecrop=&quot;width:200;height:150;fill:false;fit:stretch&quot; ui-imagepreview=&quot;src:file/gallery/2015/06/its4.jpg&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
 &lt;/div&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Dasar pembuatan alat tersebut adalah Hukum Faraday....</description>
			<content:encoded>&lt;table border=&quot;0&quot; style=&quot;font-family: Arial, Verdana, Tahoma, sans-serif; font-size: 12px; color: rgb(0, 0, 0); line-height: normal;&quot; width=&quot;100%&quot;&gt;
 &lt;tbody&gt;
 &lt;tr&gt;
 &lt;td align=&quot;left&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;Smart Gadget Charger (SMAGER) merupakan sebuah alat hasil Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Karsa Cipta (KC) yang digawangi oleh lima mahasiswa Teknik Fisika.Alat tersebut difokuskan pada produksi energi terbarukan berupa pengisi daya baterai inovatif dan dapat digunakan secara gratis nantinya.&lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
 &lt;tr&gt;
 &lt;td class=&quot;amy_text&quot; height=&quot;5px&quot; style=&quot;font-size: 9pt;&quot; valign=&quot;top&quot;&gt;
 &lt;div style=&quot;font-family: Arial, Verdana, Tahoma; font-size: 9pt; padding: 0px 10px 0px 0px; margin: 0px; float: left;&quot;&gt;&lt;img src=&quot;http://www.ristek.go.id/file/gallery/2015/06/its4_t.jpg&quot; style=&quot;visibility: hidden; width: 0px; height: 0px;&quot; /&gt;
 &lt;div class=&quot;ui-imagecrop-container &quot; style=&quot;font-size: 9pt; padding: 0px; margin: 0px; display: inline-block; vertical-align: top; position: relative; overflow: hidden; width: 200px; height: 150px; background-color: rgb(239, 239, 239);&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; class=&quot;ui-imagecrop&quot; src=&quot;http://www.ristek.go.id/file/gallery/2015/06/its4.jpg&quot; style=&quot;visibility: visible; width: 200px; height: 150px; position: absolute; top: 0px; left: 0px;&quot; ui-imagecrop=&quot;width:200;height:150;fill:false;fit:stretch&quot; ui-imagepreview=&quot;src:file/gallery/2015/06/its4.jpg&quot; /&gt;&lt;/div&gt;
 &lt;/div&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;Dasar pembuatan alat tersebut adalah Hukum Faraday. Hukum tersebut menyatakan, perubahan medan magnet akan menghasilkan medan listrik. &quot;Hal tersebut menjadi inspirasi kami untuk menciptakan alat ini,&quot; terang Niki Etruly salah satu anggota tim.&lt;/p&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 SMAGER tersebut dapat mengubah gelombang elektromagnetik di udara menjadi listrik sebagai solusi alternatif. Hal tersebutlah yang menjadi latar belakang Niki dan keempat temannya menciptakan SMAGER. Menurutnya, kapasitas baterai yang terbatas mendorong banyak peneliti dan perusahaan untuk menciptakan teknologi untuk membangitkan energi listrik dari lingkungan. &quot;Jika energinya berasal dari lingkungan maka akan tersedia setiap saat, terbarukan dan gratis,&quot; jelas Niki.&lt;/p&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 Salah satu energi yang berasal dari lingkungan dan dapat dimanfaatkan yakni frekuensi radio. Frekuensi radio mencakup radio FM dan AM, TV, GSM, 3G, dan WiFi. Naiknya intensitas energi frekuensi radio didorong oleh teknologi nirkabel yang semakin hari semakin berkembang. Gelombang radio terdapat dimana-mana sejak pengaplikasiannya pada transmisi sinyal radio, handphone, modem dan lain-lain.&lt;/p&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 Mengingat piranti jinjing atau yang banyak dikenal sebagai portable device hanya berdaya listrik kecil pada satuan miliwatt dan mikrowatt. Karenanya, prospek pemanen energi listrik dari frekuensi radio akan sangat menjanjikan di masa depan. &quot;Untuk mendapatkan daya yang lebih besar dipengaruhi oleh antena, rangkaian gelombang radio dan jarak terhadap pemancar,&quot; jelas Niki.&lt;br /&gt;
 &lt;br /&gt;
 Karya Niki Etruly, Nur Fadhilah, Niza Rosyda Amalia, Nur Abdillah Shiddiq dan M Yudha Yudhistira ini fokus merancang pemanen energi listrik dengan sumber energi frekuensi radio yang dapat digunakan sebagai sumber listrik pada gadget. Alat ini dilengkapi denganfrequency selector melalui banyak antena sehingga dapat memilih rentang frekuensi yang memiliki intensitas terkuat yang selanjutnya dikonversikan menjadi daya listrik menggunakan AVR Microcontroller ATtiny13.&lt;/p&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 Prinsip kerja SMAGER mengandalkan sebuah antena sebagai penangkap gelombang elektromagnetik di udara. Lalu diproses dengan AVR Microcontroller ATtiny13 untuk memilih frekuensi terkuat. &quot;Alat ini berpotensi sebagai energi terbarukan juga gratis karena frekuensi radio lingkungan melimpah di bumi,&quot; jelas Niki.&lt;/p&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 Diakui Niki dalam penggarapan PKM-KC tersebut terkendala dalam membangkitkan energi. &quot;Kami masih menggunakan handy talky karena komponen untuk membuat alat pembangkit energi tidak tersedia,&quot; jelas Niki. Ia dan timnya pun telah mengimpor komponen tersebut dari China yang akan sampai pada tiga bulan mendatang.&lt;/p&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 Pada ITS Online Niki menyampaikan harapannya, &quot;Semoga alat ini bisa diproduksi secara massal di Indonesia sebagai energi terbarukan yang gratis untuk memenuhi kebutuhangadget.&quot; (dza/oly)&lt;/p&gt;

 &lt;p style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;
 Sumber: https://www.its.ac.id/berita/15189/en&lt;br /&gt;
 Copyright &amp;copy; Institut Teknologi Sepuluh Nopember&lt;/p&gt;
 &lt;/td&gt;
 &lt;/tr&gt;
 &lt;/tbody&gt;
&lt;/table&gt;</content:encoded>
			<link>https://itatscommunity.do.am/news/wireless_charger/2015-06-29-141</link>
			<category>News</category>
			<dc:creator>admin</dc:creator>
			<guid>https://itatscommunity.do.am/news/wireless_charger/2015-06-29-141</guid>
			<pubDate>Mon, 29 Jun 2015 03:58:23 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Valentine&apos;s Day tak Bermakna</title>
			<description>&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS5ge83sfFQVQ3ddOnqtXAfQx0yC9GKLzeMXpSupKmxwEnTmgJM&quot; style=&quot;width: 259px; height: 194px; float: left;&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Valentine&amp;rsquo;s-day, sebelumnya tak pernah dikenal di Indonesia sampai awal abad ini (2001). Hanya sepuluh tahun terakhir beberapa pelajar (tingkat SMP sampai mahasiswa) mulai merayakan dengan membagikan bunga. Namun mayoritas keluarga di Indonesia tidak merespons valentine&amp;rsquo;s day. Karena sudah banyak &amp;ldquo;hari kasih sayang&amp;rdquo; yang lebih meng-akar. Misalnya, hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Di beberapa kota di Indonesia, perayaan valentine&amp;rsquo;s day diselewengkan sebagai ajang human trafficiking, penjajan perempuan. Pada situs di internet, diumumkan akan digelar fantasi dalam hubungan seks. Rencananya akan digelar di apartemen di Jakarta. Namun karena mem-bludaknya pendaftar, maka penyelenggaraannya dipindah ke hotel. Namun pasti, akan berhubungan dengan kepolisian, karena tergolong tindak perdagangan orang.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: ...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS5ge83sfFQVQ3ddOnqtXAfQx0yC9GKLzeMXpSupKmxwEnTmgJM&quot; style=&quot;width: 259px; height: 194px; float: left;&quot; /&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Valentine&amp;rsquo;s-day, sebelumnya tak pernah dikenal di Indonesia sampai awal abad ini (2001). Hanya sepuluh tahun terakhir beberapa pelajar (tingkat SMP sampai mahasiswa) mulai merayakan dengan membagikan bunga. Namun mayoritas keluarga di Indonesia tidak merespons valentine&amp;rsquo;s day. Karena sudah banyak &amp;ldquo;hari kasih sayang&amp;rdquo; yang lebih meng-akar. Misalnya, hari ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Di beberapa kota di Indonesia, perayaan valentine&amp;rsquo;s day diselewengkan sebagai ajang human trafficiking, penjajan perempuan. Pada situs di internet, diumumkan akan digelar fantasi dalam hubungan seks. Rencananya akan digelar di apartemen di Jakarta. Namun karena mem-bludaknya pendaftar, maka penyelenggaraannya dipindah ke hotel. Namun pasti, akan berhubungan dengan kepolisian, karena tergolong tindak perdagangan orang.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Valentine&amp;rsquo;s-day diseluruh dunia memang sudah melenceng dari budaya positif. Sejak awal valentine-day diarahkan sebagai &amp;ldquo;hari seks&amp;rdquo; oleh komunitas samen lifen (hidup bersama tanpa ikatan pernikahan, kumpul kebo). Di Asia, valentine&amp;rsquo;s-day cukup ramai diselenggarakan di Beijing, Taiwan, serta Tokyo. Selebihnya, mayoritas keluarga di metropolitan &amp;ldquo;mengutuk&amp;rdquo; valentine&amp;rsquo;s day. Misalnya, di India, jazirah Arab dan Korea Selatan.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I menetapkan tanggal 14 Pebruari sebagai hari peringatan gugurnya Santo Valentinus. Sisi paling menonjol pada ajaran Valentinus (calon uskup Roma, tahun 143 M), adalah penebusan dosa (apolytrosis), dan ranjang pelaminan! Walau disadari konsep itu tidak lumrah.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Catatan awal yang menghubungkan hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis, ditemukan pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis. Yakni, bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Ini berdasar pada tulisan sastrawan Inggris pertengahan ternama Geoffrey Chaucer pada abad ke-14. Tulisannya yang sangat terkenal berjudul, &amp;ldquo;Parlement of Foules&amp;rdquo; (Percakapan Burung-Burung).&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Ia menulis, For this was sent on Seynt Valentyne&amp;rsquo;s day (Untuk inilah dikirim pada hari Santo Valentinus) &amp;ndash; When every foul cometh there to choose his mate (Ketika semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya). Namun yang dengan kiriman, adalah paket bunga atau kartu ucapan kasih sayang kepada pasangan.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Di Jepang, hari Valentine&amp;rsquo;s muncul berkat di-propaganda besar-besaran. Misinya, sebagai hari di mana para wanita memberi permen cokelat kepada laki-laki. Hal itu nyaris dianggap kewajiban, terutama kalangan pekerja di kantor-kantor.&amp;nbsp; Kadangkala dengan biaya besar. Cokelat ini disebut sebagai Giri-choko, dari kata giri (kewajiban) dan choco (cokelat). Lalu karena propaganda besar-besaran pula, muncul sebuah hari balasan, disebut &amp;ldquo;hari putih&amp;rdquo; (white day) muncul (14 Maret).&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Di Taiwan, selain hari Valentine&amp;rsquo;s day dan &amp;ldquo;white-day,&amp;rdquo; masih ada satu hari raya lainnya. Yakni &amp;ldquo;hari raya anak perempuan&amp;rdquo; (Qi Xi), semacam ruwatan khusus untuk anak gadis. Hari tersebut diselenggarakan pada hari ke-7, bulan ke-7 menurut tarikh kalender adat budaya Tionghoa. Setiap anak gadis boleh &amp;ldquo;meminta&amp;rdquo; pesta, atau diperkenalkan kepada keluarga besar dari kedua orangtuanya.&lt;/span&gt;&lt;br style=&quot;margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot; /&gt;
&lt;span style=&quot;color: rgb(71, 71, 71); font-family: Georgia, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 24px; text-align: justify;&quot;&gt;Indonesia telah meratifikasi konvensi segala bentuk tindakan diskriminasi terhadap perempuan ((Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination Againts Women). Lalu terbit pula UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Dus pemerintah berkewajiban mencegah dan memberantas segala bentuk perdagangan orang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://itatscommunity.do.am/news/valentine_39_s_day_tak_bermakna/2015-02-17-140</link>
			<category>News</category>
			<dc:creator>admin</dc:creator>
			<guid>https://itatscommunity.do.am/news/valentine_39_s_day_tak_bermakna/2015-02-17-140</guid>
			<pubDate>Tue, 17 Feb 2015 02:20:23 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Update Google Maps untuk Android kini dilengkapi informasi penting</title>
			<description>&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://cdn.ndtv.com/tech/images/google-maps-new.jpg&quot; style=&quot;width: 635px; height: 373px;&quot; /&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Google Maps telah menjadi alat yang sangat diperlukan yang digunakan oleh pengemudi untuk memastikan bahwa mereka tiba di tujuan yang benar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Situs teknologi Phone Arena telah mendapati beberapa update Google Maps untuk Android pada Sabtu (22/11) yang melihat adanya penambahan informasi tentang tempat tujuan pengguna.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Di antaranya, pengguna akan mengetahui cuaca di tempat yang sedang mereka tuju dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk sampai ke tempat tujuan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Saat dicoba, Google Maps versi terbaru juga memanjakan pengguna dengan beberapa fakta mengenai tempat tujuan, seperti tempat makan di sekitar lokasi tujuan yang dilengkapi dengan foto-foto menu makanan, &apos;penampakan&apos; restoran dan juga review restoran tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tidak hanya itu, Google Maps versi 9.1 ini juga dilengkapi dengan kondisi real-time yang tejadi di jalan, seperti kondisi kemacetan jalan, bahkan kecelakaan juga dapat terdeteksi melalui aplikasi tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pengguna dapat menginstal versi terbaru dari Google Maps ini melalui Play Store.&lt;/p&gt;</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://cdn.ndtv.com/tech/images/google-maps-new.jpg&quot; style=&quot;width: 635px; height: 373px;&quot; /&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Google Maps telah menjadi alat yang sangat diperlukan yang digunakan oleh pengemudi untuk memastikan bahwa mereka tiba di tujuan yang benar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Situs teknologi Phone Arena telah mendapati beberapa update Google Maps untuk Android pada Sabtu (22/11) yang melihat adanya penambahan informasi tentang tempat tujuan pengguna.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Di antaranya, pengguna akan mengetahui cuaca di tempat yang sedang mereka tuju dan berapa lama waktu yang diperlukan untuk sampai ke tempat tujuan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Saat dicoba, Google Maps versi terbaru juga memanjakan pengguna dengan beberapa fakta mengenai tempat tujuan, seperti tempat makan di sekitar lokasi tujuan yang dilengkapi dengan foto-foto menu makanan, &apos;penampakan&apos; restoran dan juga review restoran tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tidak hanya itu, Google Maps versi 9.1 ini juga dilengkapi dengan kondisi real-time yang tejadi di jalan, seperti kondisi kemacetan jalan, bahkan kecelakaan juga dapat terdeteksi melalui aplikasi tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pengguna dapat menginstal versi terbaru dari Google Maps ini melalui Play Store.&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://itatscommunity.do.am/news/update_google_maps_untuk_android_kini_dilengkapi_informasi_penting/2014-11-24-139</link>
			<category>News</category>
			<dc:creator>admin</dc:creator>
			<guid>https://itatscommunity.do.am/news/update_google_maps_untuk_android_kini_dilengkapi_informasi_penting/2014-11-24-139</guid>
			<pubDate>Mon, 24 Nov 2014 03:40:54 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Selamat Tinggal Layar Sentuh</title>
			<description>&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.ellipticlabs.com/wp-content/themes/Elliptic/images/Fallback.jpg&quot; style=&quot;width: 800px; height: 304px;&quot; /&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Elliptic Labs Menciptakan teknologi TouchLess&amp;nbsp;dengan gerakan pada&amp;nbsp;sisi permukaan layar 180 derajat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cara Kerja Teknologi ini&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;teknologi ini menggunakan Ultrasonic sebagai media sensor dikirim melalui udara dari pemancar yang ada&amp;nbsp;dalam smartphone dan tablet kemudian dipantulkan&amp;nbsp;oleh tangan Anda yg ada dipermukaanya&amp;nbsp;dan diterima oleh reciver yang ada dalam perangkat ini. Dengan cara ini, teknologi Elliptic Labs menerima gerakan tangan Anda dan menggunakannya untuk memindahkan objek pada layar, sama seperti pada kelelawar menggunakan Suara Ultrasonic untuk menavigasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kelebihan Teknologi ini&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.ellipticlabs.com/wp-content/uploads/2012/10/sonetest-300x214.jpg&quot; style=&quot;width: 300px; height: 214px;&quot; /&gt;Teknologi Ultrasonic pada Elliptic labs ini memiliki sudut pancar 180 derajat didepan layar.&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;notranslate&quot; style=&quot;color: rgb(62, 60, 57); font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;penerima dan pemancar merasakan gerakan di depan layar dan samping, memungkinkan zona interaksi lebih luas dari layar&amp;nbsp;di luar sisi.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(62, 60, 57); font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-heig...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.ellipticlabs.com/wp-content/themes/Elliptic/images/Fallback.jpg&quot; style=&quot;width: 800px; height: 304px;&quot; /&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;font-size:14px;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Elliptic Labs Menciptakan teknologi TouchLess&amp;nbsp;dengan gerakan pada&amp;nbsp;sisi permukaan layar 180 derajat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cara Kerja Teknologi ini&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;teknologi ini menggunakan Ultrasonic sebagai media sensor dikirim melalui udara dari pemancar yang ada&amp;nbsp;dalam smartphone dan tablet kemudian dipantulkan&amp;nbsp;oleh tangan Anda yg ada dipermukaanya&amp;nbsp;dan diterima oleh reciver yang ada dalam perangkat ini. Dengan cara ini, teknologi Elliptic Labs menerima gerakan tangan Anda dan menggunakannya untuk memindahkan objek pada layar, sama seperti pada kelelawar menggunakan Suara Ultrasonic untuk menavigasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kelebihan Teknologi ini&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.ellipticlabs.com/wp-content/uploads/2012/10/sonetest-300x214.jpg&quot; style=&quot;width: 300px; height: 214px;&quot; /&gt;Teknologi Ultrasonic pada Elliptic labs ini memiliki sudut pancar 180 derajat didepan layar.&amp;nbsp;&lt;span class=&quot;notranslate&quot; style=&quot;color: rgb(62, 60, 57); font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;penerima dan pemancar merasakan gerakan di depan layar dan samping, memungkinkan zona interaksi lebih luas dari layar&amp;nbsp;di luar sisi.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;color: rgb(62, 60, 57); font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class=&quot;notranslate&quot; style=&quot;color: rgb(62, 60, 57); font-family: Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 14px; line-height: 21px;&quot;&gt;Elliptic Labs memungkinkan gerakan jauh dari layar maupun dekat dengan layar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pancaran Sensor&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; src=&quot;http://www.ellipticlabs.com/wp-content/uploads/2012/10/prerelease-04-300x221.jpg&quot; style=&quot;width: 300px; height: 221px;&quot; /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;sumber :&amp;nbsp;http://www.ellipticlabs.com/&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://itatscommunity.do.am/news/selamat_tinggal_layar_sentuh/2014-10-10-138</link>
			<category>News</category>
			<dc:creator>admin</dc:creator>
			<guid>https://itatscommunity.do.am/news/selamat_tinggal_layar_sentuh/2014-10-10-138</guid>
			<pubDate>Fri, 10 Oct 2014 02:16:53 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Robot Lunak dari Havard University</title>
			<description>&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/uvCDYvHVK4Y&quot; width=&quot;560&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;Ketika Robot lunak datang, peneliti akhirnya berhasil memotong kabelnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;Pengembang dari Harvard School of Engineering dan Ilmu Pengetahuan Terapan dan Wyss Institute untuk&amp;nbsp;Rekayasa biologis&amp;nbsp;telah terinspirasi menghasilkan&amp;nbsp;robot lunak untethered pertama di dunia - hewan berkaki empat yang dapat berdiri dan berjalan menjauh.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;Bekerja di laboratorium Robert Wood, Charles River Profesor Teknik dan Ilmu Terapan, tim peneliti yang termasuk Kevin Galloway, Michael Karpelson, Bobak Mosadegh, Robert Shepherd, Michael Tolley, dan Michael Wehner mampu meningkatkan&amp;nbsp;desain robot lunak sebelumnya, yang memungkinkan robot mampu membawa peralatan di punggungnya&amp;nbsp;yang dibutuhkan untuk beroperasi &amp;nbsp;mikro-kompresor, sistem kontrol, dan baterai. Desain ini dijelaskan dalam sebuah makalah di&amp;nbsp;Robotika lunak yang muncul secara online 1 September.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;&quot;Versi sebelumnya dari robot lunak adalah semua disertakan, yang bekerja dengan baik dalam beberapa aplikasi, tapi apa yang kita ingin lakukan adalah konsep tantangan masyarakat tentang apa robot harus terlihat seperti,&quot; kata Tolley, reka...</description>
			<content:encoded>&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;&lt;iframe allowfullscreen=&quot;&quot; frameborder=&quot;0&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;http://www.youtube.com/embed/uvCDYvHVK4Y&quot; width=&quot;560&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;Ketika Robot lunak datang, peneliti akhirnya berhasil memotong kabelnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;Pengembang dari Harvard School of Engineering dan Ilmu Pengetahuan Terapan dan Wyss Institute untuk&amp;nbsp;Rekayasa biologis&amp;nbsp;telah terinspirasi menghasilkan&amp;nbsp;robot lunak untethered pertama di dunia - hewan berkaki empat yang dapat berdiri dan berjalan menjauh.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;Bekerja di laboratorium Robert Wood, Charles River Profesor Teknik dan Ilmu Terapan, tim peneliti yang termasuk Kevin Galloway, Michael Karpelson, Bobak Mosadegh, Robert Shepherd, Michael Tolley, dan Michael Wehner mampu meningkatkan&amp;nbsp;desain robot lunak sebelumnya, yang memungkinkan robot mampu membawa peralatan di punggungnya&amp;nbsp;yang dibutuhkan untuk beroperasi &amp;nbsp;mikro-kompresor, sistem kontrol, dan baterai. Desain ini dijelaskan dalam sebuah makalah di&amp;nbsp;Robotika lunak yang muncul secara online 1 September.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;&quot;Versi sebelumnya dari robot lunak adalah semua disertakan, yang bekerja dengan baik dalam beberapa aplikasi, tapi apa yang kita ingin lakukan adalah konsep tantangan masyarakat tentang apa robot harus terlihat seperti,&quot; kata Tolley, rekan penelitian dalam ilmu material dan teknik mesin di yang Wyss Institute dan penulis pertama studi tersebut. &quot;Kami pikir alasan orang telah dipenuhi&amp;nbsp;pada menggunakan logam dan bahan kaku untuk robot karena mereka lebih mudah untuk model dan kontrol. Karya ini sangat terinspirasi oleh alam, dan kami ingin menunjukkan bahwa bahan lembut juga dapat menjadi dasar untuk robot. &quot;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;line-height: 20.7999992370605px;&quot;&gt;Dibandingkan dengan robot lunak sebelumnya, yang biasanya tidak lebih besar dari pad steno, sistem yang dirancang oleh Tolley dan rekan sangat besar, berukuran lebih dari setengah meter panjangnya dan mampu membawa sebanyak 7 &amp;frac12; kilogram beban di punggungnya.&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://itatscommunity.do.am/news/robot_lunak_dari_havard_university/2014-09-29-137</link>
			<category>News</category>
			<dc:creator>admin</dc:creator>
			<guid>https://itatscommunity.do.am/news/robot_lunak_dari_havard_university/2014-09-29-137</guid>
			<pubDate>Mon, 29 Sep 2014 02:41:31 GMT</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Keputusan Dirjen Dikti Nomor 25/DIKTI/Kep/2014 tentang Panduan Umum Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru</title>
			<description>&lt;p&gt;1. LATAR BELAKANG&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang atau satuan pendidikan yang lebih tinggi akan merasakan berbagai perbedaan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan pembelajaran yang ditempuh sebelumnya, baikaspek akademik maupun aspek sosial budaya. Dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus maka diperlukan adanya program orientasi bagi mahasiswa baru untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan yang baru.Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggung jawab dan tangguh...... &lt;strong&gt;dan seterusnya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;2.LANDASAN&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional&amp;nbsp;(Lembaran Negara Republik&amp;nbsp;Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan&amp;nbsp;Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);&lt;br /&gt;
2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran&amp;nbsp;Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran&amp;nbsp;Negara Republik Indonesia Nomor 5336);&lt;br /&gt;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan&amp;nbsp;Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010&amp;nbsp;Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105)&amp;nbsp;sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pem...</description>
			<content:encoded>&lt;p&gt;1. LATAR BELAKANG&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang atau satuan pendidikan yang lebih tinggi akan merasakan berbagai perbedaan yang cukup signifikan bila dibandingkan dengan pembelajaran yang ditempuh sebelumnya, baikaspek akademik maupun aspek sosial budaya. Dalam rangka menyiapkan mental dan memberikan gambaran tentang sistem pembelajaran dan kehidupan di kampus maka diperlukan adanya program orientasi bagi mahasiswa baru untuk mempercepat adaptasi dengan lingkungan yang baru.Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter jujur, cerdas, peduli, bertanggung jawab dan tangguh...... &lt;strong&gt;dan seterusnya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;2.LANDASAN&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional&amp;nbsp;(Lembaran Negara Republik&amp;nbsp;Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan&amp;nbsp;Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);&lt;br /&gt;
2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran&amp;nbsp;Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran&amp;nbsp;Negara Republik Indonesia Nomor 5336);&lt;br /&gt;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan&amp;nbsp;Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010&amp;nbsp;Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105)&amp;nbsp;sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010&amp;nbsp;tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor Nomor 17 Tahun 2010&amp;nbsp;tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara&amp;nbsp;Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara&amp;nbsp;Republik Indonesia&amp;nbsp;Nomor 5157);&lt;br /&gt;
4. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan Organisasi&amp;nbsp;Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan&amp;nbsp;Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perubahan Kelima atas&amp;nbsp;Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan Organisasi&amp;nbsp;Kementerian Negara;..... &lt;strong&gt;dan seterusnya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;3. AZAS PELAKSANAAN&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Azas pelaksanaan pengenalan mahasiswa baru adalah azas keterbukaan,&amp;nbsp;demokratis dan humanis&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;1.&amp;nbsp;Azas keterbukaan, artinya semua kegiatan penerimaan mahasiswa baru&amp;nbsp;dilakukan secara terbuka, baik dalam hal pembiayaan, materi/substansi&amp;nbsp;kegiatan, berbagai informasi waktu maupun tempat penyelenggaraan kegiatan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;2.&amp;nbsp;Azas keterbukaan, artinya semua kegiatan penerimaan mahasiswa baru&amp;nbsp;dilakukan secara terbuka, baik dalam hal pembiayaan, materi/substansi&amp;nbsp;kegiatan, berbagai informasi waktu maupun tempat penyelenggaraan kegiatan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;3.&amp;nbsp;Azas humanis, artinya kegiatan penerimaan mahasiswa baru dilakukan&amp;nbsp;berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradab, dan prinsip persaudaraan&amp;nbsp;dan anti kekerasan&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;4. TUJUAN&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tujuan Umum&lt;br /&gt;
Memberikan pembekalankepada mahasiswa baru agar dapat lebih cepat&amp;nbsp;beradaptasi dengan lingkungan kampus, khususnya kegiatan pembelajaran&amp;nbsp;dan kemahasiswaan....... &lt;strong&gt;dan seterusnya&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Unduh Panduan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;http://img.dikti.go.id/wp-content/uploads/2014/08/Keputusan-Dirjen-Dikti-No-25-Tahun-20141.pdf&quot; style=&quot;border: 0px; margin: 0px; padding: 0px; vertical-align: baseline; font-family: arial; font-size: 15px; line-height: 25px; text-decoration: none !important; cursor: pointer !important; background-image: initial; background-attachment: initial; background-size: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-position: initial; background-repeat: initial;&quot;&gt;Keputusan Dirjen Dikti No 25 Tahun 2014&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</content:encoded>
			<link>https://itatscommunity.do.am/news/keputusan_dirjen_dikti_nomor_25_dikti_kep_2014_tentang_panduan_umum_pengenalan_kehidupan_kampus_bagi_mahasiswa_baru/2014-09-03-136</link>
			<category>News</category>
			<dc:creator>admin</dc:creator>
			<guid>https://itatscommunity.do.am/news/keputusan_dirjen_dikti_nomor_25_dikti_kep_2014_tentang_panduan_umum_pengenalan_kehidupan_kampus_bagi_mahasiswa_baru/2014-09-03-136</guid>
			<pubDate>Wed, 03 Sep 2014 13:28:42 GMT</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>